Postingan

Dahsyatnya Berdzikir

Bismillah.. Baru kali ini kurasa plong betul nafas ku , sat set sat set aja keluar masuk di rongga dada. Biasanya saat bangun tidur kayak ada yg mengganjal di dada, nafas terasa berat, tenggorokan sulit menelan, walaupun sudah minum air, tetap saja rasanya ada yang mengganjal. Nyatanya, hanya kurang  dzikir saja, eh kurang fokus maksudnya. Singkat cerita, ba'da sholat subuh tetiba ingat kisahnya Rasulullah dan para sahabat, yang habis subuhan bareng pasti gak langsung pulang kerumah, melainkan beliau berdiam dulu di masjid, dzikir bareng dan bincang-bincang ringan bersama sahabat.  Yah! Poin yang saya tangkap adalah dzikir pagi terbaik, sebaiknya langsung diamalkan ba'da sholat subuh, diawal pagi. Awal-awal menerapkan dzikir pagi, biasanya nyambi aktivitas yang lain. Jadi habis subuh ngaji dulu, nanti jam 7 an baru mulai dzikir pagi sambil beraktivitas.  Walaupun boleh-boleh saja, tapi ini sungguh tidak efektif dan efisien. Nah biasanya, kalo sudah begini keadaannya, maka...

Jiwa Positif vs Jiwa Negatif

Gambar
  Bangkitlah Engkau Jiwa yang Lemah Was was membuat kita lemah, membuat kita tidak mampu, membuat kita su'udzon dan seterusnya. Sangat penting sekali kita berdzikir untuk menstabilkan jiwa. Dzikir itu makanan jiwa, orang tidak berdzikir seperti mayat hidup. Jasad kita didalamnya ada ruh yang tidak aktif ketika tidak berdzikir, maka yang masuk ruh syetan.  Yuuk wajib dibaca... tentang bagaimana ruh positif dan ruh negatif bekerja.  JIWA POSITIF DAN NEGATIF Setan itu membisikkan suara yang disebut was-was, gelombang suara hingga ke qolbu. Hati yang tidak ada dzikir senantiasa akan mendengarkan was-was dan cenderung mengikuti was-was ini. Banyak kita diwas-wasi agar dzikirnya cepat-cepat, buru-buru atau nanti-nanti karena sibuk. Disana kelirunya.  Tapi berzikirlah luangkan waktu untuk membaca tahlil itu istighfar itu maka Allah tidak akan menjadikanmu Sibuk hari ini. Karena sibuk itu di kalbu. Abstraknya sibuk, realitanya adalah kerjaan lain isi kepala lain ...

Cukuplah Allah Sebagai Penolongku

Gambar
Apakah perlu mengumumkan penderitaan kita kepada semua orang?  Rasanya tidak perlu, membuat orang mengerti tentang diri kita adalah pekerjaan yang melelahkan, hati dan pikiran.  Apakah dengan berkeluh kesah di hadapan manusia mampu memberi solusi?   Tidak juga, yang ada hanyalah menambah kebingungan dengan sikap mereka, jika bukan dengan orang yang tepat. Karena manusia identik dengan yang namanya "keterbatasan", berharap pada mereka adalah kekecewaan yang disengaja. Beberapa orang hanya sebatas ingin tahu, empatinya mungkin dikalahkan oleh rasa penasaran yang mendominasi pikirannya.  Beberapa orang, sangat cermat mendengarkan sembari ikut menghakimi, tidak jarang mereka mencari ruang dan celah untuk mengkritisi. Atau sekedar memberikan nasihat dengan gayanya, padahal kita hanya ingin didengar. Walau begitu, tidak menutup kemungkinan, ada masa dimana kita dipertemukan oleh orang baik yang berhati mulia ingin membantu, namun karena keterbatasan, tidak sedi...

Kisahnya Mama' dan Ba'ba

Awal-awal kenal OMD, apa-apa dikaitkan dengan OMD, dimana-mana bahas OMD, bahkan ditempat makan sekalipun. Hari ini, mama' masak menu sayur bening (Buncis, Kelor, daun purusan, daun labu Siam). Singkat cerita, Kami makan bersama mama' dan ba'ba. Keduanya memiliki femur yang berbeda, tentu saja. Mama' orang kanan, dan Ba'ba orang kiri, jelas berbeda dari segi selera dan kepribadian. Saya sendiri orang kanan, hehe.  Makna orang kanan dan orang kiri sendiri kami bahasakan sebagai pemilik femur, orang kanan dengan femur kanan dan orang kiri dengan femur kirinya. Singkat cerita, kami duduk bersama setelah menyiapkan makanan dan semua makanan sudah berada di hadapan kami. Sambil duduk dengan formasi segitiga, mama' pun mulai mengambil piring dan mulai menuangkan makanan ke piringnya, di susul saya dan Ba'ba. Ditengah aktifitas ambil mengambil makanan ke piring, terjadi percakapan singkat diantara kami, saya memulai dengan pertanyaan tentang kesukaan Ba'ba dite...

Tulisan Pertama dari Blogger Pemula

Gambar
Sebagai blogger pemula, Mengawali sebuah blog bukan hal yang mudah, namun harus kita akui bahwa semua orang bisa kok, dan tak ada yang tidak mungkin selagi ada kemauan. Where there's a will, there's a way , itulah motto yang kupegang hingga saat ini saya bisa memulai menulis blog pertamaku. Walau hanya sekedar bercerita sebab akibat rilisnya blog ini. Ada banyak hal yang terpikirkan, mulai dari tujuan, judul, hingga manfaat yang dapat diberikan kepada teman-teman pembaca dari setiap blog yang akan dirilis. Menebar kebermanfaatan adalah tujuan utamaku dalam membuat blog ini, berbagi cerita, pengalaman pahit-manis, yang mungkin bisa menginspirasi teman-teman pembaca, berbagi informasi dan opini yang mungkin bisa menghadirkan inovasi baru.  Saya hanya orang biasa seperti kalian, yang suka beropini dan ingin bercerita lewat tulisan, jika teman-teman punya tanggapan, kritik atau ide yang menarik untuk kita bahas di blog selanjutnya, Monggo.. ruang komentar dibawah ini tersedia untuk...

Singkat Cerita Tentang Dill~

Gambar
Berkisah tentang pengalaman pribadi yang mendalam kadang bikin mewek , apalagi berkaitan dengan orang tua, si support system ku. Alhamdulillah di tahun ini orang tua masih lengkap, semoga Allah senantiasa memberi kesehatan dan umur panjang yang diberkahi. Allahumma Aamiin. Hari ini saya ingin bercerita sebagai seorang Anak. Saya anak keempat dari enam bersaudara. Besar dari keluarga yang sangat sederhana, tidak punya apapun kecuali keyakinan bahwa setiap makhluk telah diatur rezekinya oleh Allah. Bapak bukan lulusan SMA, dan Ibu bukan lulusan SMP, mungkin sudah bisa tergambar bagaimana pedihnya kehidupan tanpa status sosial dan pendidikan yang tinggi di kalangan masyarakat. Kadang kami makan nasi dengan minyak+garam, syukur-syukur makan 2 bungkus mie sejati di makan berlima bersama saudara (Dulu). Nasehat orang tua kami "Jangan pilih-pilih makanan, makan apa yang ada, yang penting ada ji nasinya"  istilah kerennya "Banyak-banyak ki bersyukur". Note : Jangan suka bua...

Bahagiaku, Sederhana Saja

Bahagiaku, Sederhana Saja Perumahan Pattiro, Selasa, 20 Juni 2023 Apa yang membuat kamu bahagia hari ini ? kalo aku, sarapan dengan nasi goreng yang enak ala etta Zabdan, sumpah wuenak banget MaasyaAllah, ditambah lauk ikan goreng yang renyah pula, bayangin saja kalo ikan masak digoreng kembali hehe , bikin mood ku pagi ini semakin baik. Bukan hanya itu yang membuat pagiku happy , puncaknya ada pada momen dimana ibu Wati bilang "Buku dzikir ada diatas lemari nah dek, nanti tidak diliatki" , alhamdulillah, buku dzikir yang sudah kuincar sejak beberapa hari yang lalu, dan sudah pernah kuminta  sejak awal datang. Sebenarnya buku dzikir itu adalah pemberian dari salah satu mahasiswi bimbingannya ibu Wati yang baru saja usai sidang skripsi, biasalah ada cendramata untuk dosen dari mahasiswa sebagai bentuk terima kasih atas bimbingannya selama ini. Nah, buku dzikir itu tidak sendirian, ia datang sepaket dengan mukenah, sajadah, alat dzikir digital, dan Al-Qur'an mini. Pada saat...